Posts

Showing posts with the label avarakyna

Tiga Puluhan dan Masih Sendiri

Image
Parkiran apartemen masih lengang. Kulirik arloji di tangan yang menunjukkan pukul lima sore. Orang-orang masih beredar di luar sana. Mesin mobil kumatikan lalu kugapai dua tas di jok belakang seraya membuka pintu kemudian beranjak keluar. Lampu lantai parkiran bawah tanah ini sudah dinyalakan karena meski langit tak gelap pun, tak ada sinar matahari yang masuk. Langkahku ringan menuju lift dan kutempelkan kartu penghuni ke mesin pemindai; seketika tombol bertuliskan angka 15 menyala. * Tak tok tak tok… Suara hak sepatuku memecah keheningan sepanjang lorong lantai 15, selain geledek di luar sana. Hujan mengguyur dari pagi dan membuat hari ini sendu. Semua orang setengah hati menjalani rutinitas dan yang dilakukan dengan sepenuh hati hanyalah menunggu waktunya pulang. Aku sempat terdiam sejenak saat memutar kunci di pintu unitku—tebersit untuk mampir ke unit Ateira. Namun kuputuskan untuk beristirahat dulu dan menghubunginya menjelang makan malam nanti. Baru sekitar lima men...

Monolog Lejar

Image
Biasanya tidak begini. Sekujur betis, tulang kering, dan tulang panggulku mulai nyeri. Kesemutan seperti aku belum pernah melakukan pose ini. Biji-biji keringat mulai menggelinding dengan deras, dari pori-pori kulit kepala, jatuh ke batang hidung, membuat asin tersesap selewat di bibirku, dan seluruh tubuhku basah. 20 detik lagi... 15... 10... 5... "Fyuuuhhh!" desahku berat bersamaan dengan tumpuanku yang langsung jatuh berpegangan pada tiang kayu yang melintang di sepanjang tepi kaca ruangan ini. Aku menghirup napas dengan rakus, dalam namun pendek-pendek dan terengah-engah. Lima belas menit hanya aku habiskan dengan melakukan posisi mendak.  Pose ini adalah gerakan yang mendominasi tubuh seorang penari Jawa saat berlaga; berdiri dengan posisi kedua tungkai kaki ditekuk sehingga menciptakan bentuk seperti ketupat jika dilihat dari depan dan belakang, dan kedua telapak kaki menghadap berlawanan ke sisi luar. Sepanjang tarian, seorang penari Jawa pasti melakukan posis...

L'APPARTEMANT (Avara Kyna)

Image
--> Tepat 10 hari sejak terakhir aku  berjalan di lorong lantai ini, menatap satu per satu lampu tempel berwarna kuning di kanan-kiri dinding. Pergi walau mereka bilang liburan tapi ada yang meronta untuk selalu kembali ke kamar di sini, di gedung ini, terlebih saat kini aku memutar kenop pintu, ada perasaan rindu yang tiba-tiba membuncah. Justru pada detik aku telah kembali dan menghadapi pintu berkaca kuning dan hijau di depanku ini, rasa rindu itu semakin menjadi-jadi seolah aku sudah lima tahun tidak pernah kembali. Sebelumnya kulirik keadaan kanan-kiri, semua pintu tertutup rapat dan hanya satu ruangan yang memancarkan cahaya lampu dari dalam. Pukul sebelas malam, kulirik arloji di tangan kiri, mungkin mereka semua sudah menyiapkan kenyamanan di peraduan masing-masing di waktu selarut ini. Ah, sudahlah, masih ada esok dan esok esok serta keesokannya lagi untuk bertegur sapa dengan lima penghuni kamar di lantai ini.