Posts

Nihil

Cerita Pendek "Kenapa kamu tidak bilang saja bahwa aku salah?" tanyamu. "... Apa itu yang kamu inginkan?" aku balik bertanya, malah jadi bingung. Kamu terdiam, lalu menghela napas. Napas yang berat bunyinya. "Nggg... Rasanya bakal lebih mudah untuk kudengar," katamu, tersirat pula rasa bingung di sana. "Aku terbiasa dinilai," ujarmu. Kedua mata kecil itu meredup, pelipismu menegang dan air mukamu penuh riak keresahan. "Bagiku, akan lebih mudah untuk dinilai salah, benar, kurang, terlalu, atau lainnya, agar aku bisa menentukan sikap untuk mengatasi hal itu. Sedangkan kamu, kamu tidak pernah menilaiku. Kamu selalu mementingkan apa yang aku rasakan dan inginkan. Belum pernah ada yang begitu." Aku latah menghela napas. Antara menyesal dan menjadi lega, keduanya campur aduk. "Aku cuma ingin kamu sadar kalau tidak ada satu orang pun di dunia ini yang sanggup mengerti perasaan orang lain sepenuhnya. Masing-masing manusi...

Bercabang

ini bukan tentang salah atau benar, ketika rasa timbul bukan karena sadar  ketika ikatan dijalin karena wajar dan semua terbina tanpa binar lalu banyak yang bilang salah, katanya ini mengkhianati sebab sudah ada batas polah tak boleh ada yang disakiti padahal mereka tak mengalami, bahkan sedikit yang mengamini agar ia benar-benar terberkati dan bisa jalani yang terhakiki rasa itu hakiki! tapi... rasa memang tak mulus kebanyakan waktu ia bulus juga menggerogoti secara halus ini bukan tentang salah atau benar, namun rasa itu merdeka satu di muka satu tak kunjung pudar maka rasa diperkosa norma, dan norma mencipta dogma bahwa benar lebih baik dari terus-terang; maka rasa disiksa malang seiring waktu menghitung, suka tak kunjung dipulung duka tak usai bersenandung ...ia berkabung, untuk cinta sejati yang buntung. *terinspirasi dari quote Johnny Depp tentang "dua cinta", di kamar mandi & di bali...

Quote

Image
Paulo Coelho, The Witch of Portobello , page 227.

Daughter - "Get Lucky" (Daft Punk cover)

Image

[Ulasan Buku] Manuscript Found in Accra

Image
Ia adalah seorang penulis yang mampu menyentuh sisi terdalam manusia, sanubarinya. Bahkan tak sebatas menyentuh, tapi Paulo Coelho juga selalu berhasil membangkitkan kesadaran batin pembaca melalui caranya berkisah soal kehidupan. Setidaknya, seperti itu bagi saya sebagai pembaca karya-karya penulis asal Brazil ini. Manuscript Found in Accra , novel terbarunya di 2013 lalu bagaikan rangkuman sebuah kitab yang berisi filosofi kehidupan manusia; dan memang begitulah nyatanya. Novel ini mengambil sudut pandang seorang narator tanpa nama yang bertemu anak dari seorang arkeolog Inggris, Sir Walter Wilkinson. Pada 1974, Sir Walter menemukan manuskrip yang ditulis dalam Bahasa Arab, Ibrani, dan Latin. Manuskrip ini diketahui berasal dari Accra, sebuah kota di luar teritori resmi Mesir, dan ditulis pada 1307 AD. Anak Sir Walter mengirimkan salinannya kepada sang narator yang kemudian menulis ulang manuskrip tadi ke dalam versi Bahasa Inggris. Cerita berjalan ke masa lalu, menuju...

Dreamers

Image
Now you see: what you thought was yours could never be had. Take a look around, try to understand that it’s a game that you’ll never hold onto very long.Where we are isn’t just a place where everything remains ( Savoir Adore : Dreamers) This world did not just happen.  

Revealing Chopin's Fantasie-Impromptu

Image
Years ago, my piano teacher (Mrs. Tjin Tjin, Ng) performed this composition on one of our annual recital in Balikpapan. As far as I can remember, that was the time when I fell in love with this piece. It was not only about the sound, but the whole performance; how it was being played. Since then, I had always been dreaming that one day, I would be able to play it. Well, apparently, I still do. This Improptu by Chopin brings some kind of mysteries to my ear and to my senses. So, it's relieving to find a video that tells the history of this renowned "Improptu No. 4 in C-Sharp Minor, Op. 66" or popularly known as "Fantasie-Improptu". Paul Barton: Chopin 'Fantasie-Impromptu' - History & Tutorial Makassar, January 24, 2014